DETIKHEALTH.COM, Jakarta – Pelantikan Pengurus Pusat Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) periode 2026–2031 menjadi momentum penting bagi organisasi dalam memperkuat kiprahnya sebagai mitra strategis pemerintah sekaligus wadah pemersatu para alumni haji di seluruh Indonesia. Ketua Umum IPHI H. Erman Suparno menyampaikan bahwa organisasi akan lebih aktif memberikan kontribusi pemikiran terhadap berbagai isu strategis nasional, mulai dari ketahanan pangan, pendidikan, ekonomi, energi, hingga penegakan hukum. Menurutnya, kekuatan IPHI terletak pada jutaan alumni haji yang memiliki pengalaman spiritual sekaligus kapasitas untuk menjadi agen perubahan di tengah masyarakat. Erman menegaskan bahwa pembangunan bangsa harus dimulai dari pembangunan karakter yang dilandasi akhlak mulia, keimanan, dan semangat persatuan. Ia juga menilai Indonesia harus semakin percaya pada kemampuan sendiri melalui konsep Berdikari agar tidak terus bergantung pada utang luar negeri dalam membiayai pembangunan nasional. Selain itu, IPHI memberikan perhatian besar terhadap ancaman krisis energi global dengan mendorong pemerintah mempersiapkan inovasi teknologi energi baru dan terbarukan. Dalam aspek hukum, organisasi menyatakan dukungan penuh terhadap pemberantasan korupsi dan peningkatan kualitas penegakan hukum sebagai fondasi utama terciptanya pemerintahan yang bersih. Erman turut menyoroti tata kelola penyelenggaraan ibadah haji yang harus terus diperbaiki, termasuk pengelolaan dana haji oleh BPKH yang menurutnya wajib dilaksanakan secara profesional, transparan, dan akuntabel. Melalui kepengurusan baru ini, IPHI berharap dapat terus menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui kegiatan sosial, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi umat. Navigasi pos Antisipasi Keterlibatan Kelompok Anarko, Aksi Anarkis, dan Vandalisme dalam Penyampaian Aspirasi